blog me tender

ketika waktu menjadi ruang dan keinginan terwujud melalui jemari

My Photo
Name: iway
Location: Jakarta, Indonesia

just a blogger wannabe, email me to w.riadi@gmail.com

15 January, 2007

pindah alamat

heheheh biar refresh, pindah ah ke http://blogiway.blogspot.com

30 November, 2006

Akhir bulan lagi

haha, biar tetep ada arsipnya, baiklah saya curhat beberapa cerita dirumah.
Nana sudah 2 bulan lebih, sudah mulai mengenali penghuni rumah, maksudnya yang berwujud manusia, entah dia sudah bisa melihat yang non-manusia :D . Sejak nana lahir, ada tetangga yang berbaik hati membantu kerepotan kami 'mengurus' baju-baju nana dan membersihkan rumah, tentunya dengan imbalan hehehehhe. Ibu saya tampaknya semakin menikmati peran sebagai nenek yang baik dan cerewet, dan nana tampaknya antusias menanggapi kecerewetan eyang-nya, tinggal kami bertiga (ada sepupu yang tinggal bersama kami) menahan keinginan untuk mengomentari perdebatan antara nana dan eyangnya. Sekarang nana sudah bisa memiringkan badannya dengan mudah, terkadang nyungsep dan dengan sedikit bantuan bisa tengkurap. Kalau suasana hatinya lagi bagus dan ngantuk, tengkurap tidak menghalangi rasa kantuknya, dia tetap bisa tidur nyenyak, namun tak jarang nana ngamuk dalam posisi tengkurap, kami sebagai orangtua malah tertawa-tawa bahagia melihat kejengkelannya *orangtua yang aneh*. Dan tampaknya hari-hari mendatang, nana semakin menjadi pusat perhatian seisi rumah, selamat datang nak, kami semua bahagia dengan kehadiranmu.

31 October, 2006

Aqiqah 29 September 2006

Sesuai dengan tuntunan Rasul, jika telah lahir bayi dengan selamat maka disunahkan untuk diadakan 'penebusan' atau aqiqah (ada istilah satu lagi, cuman lupa euy) berupa penyembelihan 1 ekor kambing untuk anak perempuan atau 2 ekor kambing untuk anak laki-laki, cukur semua rambut sang bayi kemudian beratnya ditimbang, menyedekahkan perhiasan seberat timbangan rambut si bayi, dan memberi nama pada sang bayi. Urusan kambing, masak-masak kemudian diserahkan bukan masalah yang besar meski bersamaan dengan bulan ramadhan. Yang membuat dahi mengernyit adalah saat cukur rambut sampai plontos, siapa ya yang bisa dimintai tolong??? Karena kita menganggap ini moment yang serius meski sedikit sentimentil plus romantis, kita putuskan untuk mencukurnya sendiri. Rambut si bayi tergolong lebat sedari lahir, untuk yang ini aku dengan sigap berbekal gunting langsung memotongnya. Depan belakang kanan kiri dan bagian atas sudah terpotong, trus siap yang mencukur sampe bersih ???? bunda aja deh :D aku ga tega. Butuh 2 hari untuk membersihkan rambut si bayi.
Bagian paling menarik adalah memberi nama, ketika usia kandungan masih muda (3 atau4 bulan), kita sudah kumpulkan semua kandidat yang menarik. Buku, daftar nama di internet, info temen, acara televisi (:D), kenapa ya waktu itu kok tidak kepikiran lihat pengumuman ujian penerimaan sekolah apa gitu atau rekruitmen dimana?? . Sebelum sang bayi lahir kita sudah menyiapkan kandidat nama untuk bayi perempuan, karena menurut hasil usg bayi diperkirakan perempuan. Alhamdulillah bukan bayi laki-laki yang lahir, kita kan belum menyiapkan nama. Sang bayi kita beri nama "Shabrina Mumtaz Riadi", nama itu kita berikan dengan doa semoga sang bayi menjadi wanita yang shabar, istimewa dan menjadi wanita yang besar, amin. Photo tersebut photo nana (nama panggilan untuk shabrina) setelah proses potong rambut selesai.

Catatan 22 September 2006

BasBang (biarinn, biar oktober ada dalam archieve :D)

Sesuai dengan hasil dari konsultasi tanggal 17 September 2006 (sory boz blum ijin), dokter menyarankan jika sampai tanggal 19 blum ada kontraksi, tanggal 22 pagi datang lagi untuk di-induksi.
Hari Jum'at tanggal 22 September 2006 jam 8.30 wib kita bertiga (+ ibu) datang ke rsp. pertamina. Ada beberapa pilihan kamar yang tersedia yaitu klas 3 75.000 berisi 5 orang, klas 2 300.000 berisi 2 orang dan klas 1 400.ooo untuk 1 orang, karena plafond rawat inap dari kantor 310.000 jadi kita ambil klas 2, ternyata klas 2 penuh, sementara dulu di klas 3 nanti kalau ada kamar klas 2 yang kosong bisa pindah.
  • jam 09.00 Masuk kamar , ganti dengan baju pasien, dilihat kondisi janin (by hand hiiiiiiiiiiii) dan mulai diinfus, ternyata dalam cairan infus ditambahkan obat perangsang (induksi).
  • jam 10.30 Ada kabar baik, ada kamar klas 2 yang kosong, pindah deh kita yukkkkkkkkkkk.
  • jam 11.00, jum'atan dunk, sudah terasa mules tapi intervalnya masih lama (30 menit-an, katanya). Selesai jum'atan sekalian makan siang di ... duh lupa euy, rumah makan di depan rspp yang ada menu bebek-nya deh. Aroma-nya enak, wangi sayang udah agak dingin.
  • jam 13.00, ke kamar lho?? pada kemana?? baru mau tanya ke suster, ibu melambai dari ruang persalinan, ternyata dipindah ke ruang persalinan, kontraksi udah mulai sering, intervalnya 10-15 menit
  • jam 15.30, aku shalat ashar dulu yaa, dia cuman nyengir menahan mules, kebayang ga sih mules yang begitu hebat datang setiap 10-15 menit
  • jam 18.30, mules semakin hebat, tiap 2-5 menit sekali dan tambah hebat rasa-nya :( aduh kok jadi ikutan sedih, mules, deg2an, khawatir. Kebelet pipis, ok aku antar ke kamar mandi, lho kok ada darahnya??, pipisnya juga ga banyak. Suster datang untuk cek pembukaan, lho air ketuban udah pecah?? pindah ke tempat bersalin. Rasa mules semakin hebat, suster menyiapkan peralatan persalinan, dokter dipanggil. Suster bilang, saya tinggal shalat maghrib dulu yaa gubrakksssss, ikutan deh shalat maghrib :D .
  • jam 19.00, dokter ada, suster 2, ayo bu kalo mules ngeden yaa, yang kuat, ga usah bersuara, digunting deh waddaaooooooowwww (sebenernya istighfar sih :D ), suster ikut dorong, rambutnya keliatan, tapi kok semakin loyo ya (kata dokter). Vakum aja ya, ibunya dah ga ada tenaganya nih, tadi ga mau makan ya?? alat vakut dipasang di kepala bayi, kasih 20 (apa 40 apa 60 gitu), vakum bersuara dan bayi mulai tertarik. Pluk vakumnya lepas, konektor antara selang dan mesin vakum lepas, dokter teriak mana nih suster yang lain, bantuin disini pegangin vakum-nya. Vakum bekerja lagi menarik sang bayi dari rahim, pluk copot lagi **sigh, nih dokter ama suster lagi becanda kali ya** Vakum dipasang lagi, suster dan dokter anak bantuin dorong, vakum dinyalakan dan ......
  • jam 19.30, sang bayi keluar dari rahim ibunya, bayinya perempuan ya pak, ada tanda lahir (toh-bahasa jawa) di pangkal tangan kiri dan lutut kanan. Setelah dibersihkan oleh suster baik luar badan maupun alat pernapasan -dimasukkan selang kecil ke hidung dan mulut untuk menyedot sesuatu dari dalam badan si bayi
  • setelah bersih, sang bayi disun ama bunda-nya, mulutnya dicobakan ke puting susu bunda, trus dibawa untuk diukur tinggi dan berat badannya. Suster bilang, tangan dan kakinya basah, jadi kita masukkan ke inkubator semalam ya pak, ok deh. Sang bayi lahir dengan berat 3,35 kg dan tinggi 51 cm. Setelah dibungkus dengan selimut bayi aku perdengarkan adzan dan iqamat di kedua telinganya, setelah itu masuk inkubator.
Saatnya menyebarkan berita bahagia ini ke semua saudara dan teman, sms sudah siap, groups sudah diset di address book, kirim!. Groups kakak-kakak terkirim dengan sukses meski tersendat2, groups pakdhe dan om terkirim juga dengan lebih tersendat2, groups teman2 failed, failed dan failed. Di layar handphone muncul tulisan SIM Inactive, bedebah!!! apa2an nih, kartu pasca bayar dari operator terbesar dengan memory 64 Kb !! **sigh**
Jam 21.00 proses perawatan setelah melahirkan selesai, kembali ke kamar

08 September, 2006

Aneka game 3d

dapet dari digg kemaren, alhasil jadi nge-game deh :D. Sepertinya lebih mengasah otak daripada psikotes waktu rekruitmen :P

22 August, 2006

Lumpur itu

... kok judulnya kayak blog sebelah yaa ....
dulu pernah khawatir kalau semburan lumpur di deket surabaya itu bakal bikin growong tanah dibawahnya, jadi kalau lumpurnya sudah habis tersembur tinggal tunggu ambrol-nya aja tuh sidoarjo dan sekitarnya. Terima kasih Korantempo yang telah memberitakan bahwa semburan lumpur itu adalah fenomena gunung lumpur (Mud Volcano), meski sekian juta kubik lumpur keluar tidak menyebabkan growong pada lapisan tanah dibawahnya. Lha kok kemaren Kompas sabtu di suplemen fokus bilang bahwa semburan lumpur itu ada 2 kemungkinan, fenomena gunung lumpur atau kesalahan pengeboran. Saya jadi deg2an lagi nih, plis donk jangan sampe kesalahan segelintir orang bikin orang banyak jadi sengsara berlipat-lipat, rumah rusak, kampung tenggelam, sawah ga bisa ditanami, hidup ga jelas, ........